Wednesday, November 11, 2015

RPP BIOLOGI SMA KELAS XII IPA KURIKULUM 2013 PERTEMUAN 6 - 7

6.   Pertemuan 6 :  Sintesis Protein  (2 x 45 menit)
      a. Persiapan Mengajar
               Guru sebaiknya memperdalam pengetahuan mengenai proses sintesis protein.  Selain itu, guru dapat mengunduh video yang terdapat dalam buku peserta didik untuk kegiatan diskusi.
      b. Proses Belajar Mengajar
         1)   Model Pembelajaran            :  Problem Based Learning.
         2)   Metode Pembelajaran          : Diskusi.
         3)   Tahap-Tahap Pembelajaran  : 


Kegiatan Guru

I.             Pendahuluan

Pembiasaan Pembelajaran
·         Guru mengajak peserrta didik untuk berdoa sebelum dan setelah pelajaran.
·         Guru menyapa dan menanyakan kabar peserta didik.
·         Guru mengabsensi kehadiran peserta didik.
·         Guru bertanya jawab tentang kegiatan peserta didik pada pertemuan sebelumnya, kemudian menguji pengetahuan awal peserta didik terhadap konsep materi yang akan dipelajari peserta didik pada Pertemuan 27 dan 28.
15
II.            Kegiatan Inti

·         Aktif
·         Guru membimbing peserta didik untuk mempersiapkan hal-hal yang diperlukan untuk melakukan kegiatan 3.5, yaitu berlatih menjelaskan nukleotida (buku siswa halaman 93-94) dan Kegiatan 3.6, yaitu berlatih mengidentifikasi sistesis protein (buku siswa halaman 96), serta Kegiatan 3.7, yaitu berlatih tentang sintesis protein (buku siswa halaman 97).
·         Guru mendampingi peserta didik dalam melakukan kegiatan berlatih menjelaskan nukleotida, berlatih mengidentifikasi sintesis protein dan berlatih tentang sintesis protein.
·         Guru membuka kesempatan perserta didik untuk bertanya tentang hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan berlatih menjelaskan nukleotida, berlatih mengidentifikasi sintesis protein, dan berlatih tentang sintesis protein.
Kreatif
·         Guru menggambarkan lagi susunan satu buah nukleotida di papan tulis atau menempelkan gambar satu buah nukleotida di papan tulis.
·         Guru memberikan penjelasan berkaitan dengan gambar nukleotida.
·         Guru menempelkan gambar tentang sintesis protein papan tulis.
Efektif
·         Guru melibatkan seluruh peserta didik dalam kegiatan berlatih menjelaskan nukleotida dengan efektif.
·         Guru membagi tugas peserta didik saat melaksanakan kegiatan berlatih menjelaskan nukleotida, berlatih mengidentifikasi sintesis protein dan berlatih tentang sintesis protein.
Menyenangkan
·         Guru membimbing peserta didik untuk melakukan kegiatan berlatih berlatih menjelaskan nukleotida, berlatih mengidentifikasi sintesis protein dan berlatih tentang sintesis protein dengan sungguh-sungguh.
·         Guru turut terlibat bersama peserta didik dalam melakukan kegiatan berlatih berlatih menjelaskan nukleotida, berlatih mengidentifikasi sintesis protein dan berlatih tentang sintesis protein dengan senang hati.
·         Guru dengan penuh percaya diri menjawab pertanyaan peserta didik berkaitan dengan kegiatan berlatih menjelaskan nukleotida, berlatih mengidentifikasi sintesis protein dan berlatih tentangsintesis protein dengan senang hati.
·         Guru memberikan penguatan pembelajaran dengan penuh semangat.
·         Guru memberikan pengarahan pentingnya kesehatan dan keselamatan kerja di tempat praktik atau belajar (laboratorium atau lapangan).
·         Keterangan
·         Di akhir pembahasan, guru memberikan tugas projek kepada peserta didik (buku siswa halaman 97-99)
65
III.          Penutup

·         Guru merefleksi hasil pembelajaran tentang “kodon/kodogen/kode genetik dan sintesis protein”.
·         Guru memberikan umpan balik mengenai proses pembelajaran tentang “kodon/kodogen/kode genetik dan sintesis protein”.
·         Guru melakukan evaluasi dengan menugaskan peserta didik untuk mempelajari materi untuk pertemuan berikutnya.
10


Kegiatan Peserta Didik

I.             Pendahuluan

Pembiasaan Pembelajaran
·         Peserta didik berdoa sebelum dan setelah pelajaran.
·         Peserta didik mempersiapkan segala hal yang akan digunakan dalam kegiatan pembelajaran.
·         Peserta didik memperhatikan penjelasan guru.
·         Peserta didik menanyakan hal-hal yang ingin mereka ketahui lebih lanjut.

II.            Kegiatan Inti

Aktif
·         Peserta didik untuk mempersiapkan hal-hal yang diperlukan untuk melakukan Kegiatan 3.5, yaitu berlatih menjalaskan nukleotida (buku siswa halaman 93-94) dan Kegiatan 3.6, yaitu berlatih mengidentifikasi sintesis protein (buku siswa halaman 96), serta Kegiatan 3.7, yaitu berlatih tentang sintesis protein (buku siswa halaman 97).
·         Peserta didik melakukan kegiatan menjelaskan nukleotida dengan langkah-langkah sebagai berikut.
a)    Peserta didik mengamati Gambar 3.16 pada buku peserta didik.
b)    Peserta didik bertanya pada guru tentang Gambar 3.16.
c)    Peserta didik menggambar Gambar 3.16 di buku tugas.
d)    Peserta didik menganalisis hasilnya.
e)    Peserta didik mempresentasikan hasilnya di depan kelas.
·         Peserta didik melakukan kegiatan mengidentifikasi sintesis protein dengan langkah-langkah sebagai berikut.
a)    Peserta didik membentuk kelompok yang beranggotakan 2-3 orang.
b)    Peserta didik memperhatikan Gambar 3.18 (buku peserta didik halaman 96).
c)    Peserta didik bertanya kepada guru tentang proses sintesis protein.
d)    Peserta didik menuliskan proses sintesis protein dari awal sampai akhir berdasarkan Gambar 3.18.
e)    Peserta didik mengidentifikasi setiap tahapan dengan teliti.
f)     Peserta didik mempresentasikan hasilnya di depan kelas.
·         Peserta didik melakukan kegiatan berlatih tentang sintesis protein dengan langkah-langkah sebagai berikut.
a)    Peserta didik memperhatikangambar-gambar yang sudah disediakan di buku-buku peserta didik.
b)    Peserta didik bertanya kepada guru tentang gambar-gambar tersebut.
c)    Peserta didikmenuliskan jawaban yang berhubungan dengan gambar-gambar tersebut.
d)    Peserta didik menganalisis hasil jawaban.
e)    Peserta didik mempresentasikan hasilnya di depan kelas.
Kreatif
·         Peserta didik mencari informasi tentang nukleotida dan sintesis protein melalui internet dengan kreatif.
·         Peserta didik mempresentasikan hasil kegiatan menjelaskan nukleotida, mengidentifikasi sintesis protein dan berlatih tentang sintesis protein.
Efektif
·         Peserta didik memanfaatkan waktu, buku dan penjelasan guru untuk mencari informasi tentang nukleotida dan sintesis protein dengan baik.
·         Peserta didik melakukan kegiatan untuk menjelaskan nukleotida, mengidentifikasi sintesis protein dan berlatih tentang sintesis protein dengan memanfaatkan waktu secara efektif.
·         Peserta didik membuat deskripsi hasil kegiatan menjelaskan nukleotida, mengidentifikasi sintesis protein dan berlatih tentang sintesis protein dengan tepat.
Menyenangkan
·         Peserta didik mencari informasi tentang skema 3.18 dengan senang hati.
·         Peserta didik melakukan analisis terhadap hasil kegiatan berlatih mengidentifikasi sintesis protein.
·         Peserta didikk mengajukan pertanyaan dari hasil identifikasi kegiatan mengidentifikasi dan berlaih sintesa protein.
Keterangan
·         Untuk mengerjakan tugas proyek peserta didik dapat melakukan langkah sebagai berikut.
a)    Peserta didik membaca dasar teori yang sudah disediakan.
b)    Peserta didik bertanya tentang isolasi DNA.
c)    Peserta didik melakukan langkah kerja yang ditunjukkan di buku peserta didik.
d)    Peserta didik mencatat waktu awal terbentuknya benang DNA dan membandingkan ketebalan lapisan DNA yang terbentuk pada masing-masing detergen.
e)    Peserta didik menyusun laporan mempresentasikan dan mengumpulkan kepada guru.

III.          Penutup

Peserta didik melakukan refleksi pembelajaran.
Peserta didik memperhatikan nasehat guru berkaitan dengan umpan balikyang diberikan oleh guru.



Pengayaan
DNA adalah Bahan Genetik
          Beberapa kejadian memberikan petunjuk secara tidak langsungbahwa DNA itu mengandung informasi genetik dari makhluk hidup, misalnya sebagai berikut.
1.    Hasil percobaan menyatakan bahwa kebanyakan DNA terdapat di dalam kromosom sedangkan RNA dan protein banyak terdapat di sitoplasma.
2.    Adanya korelasi yang tepat antara banyaknya DNA setiap sel dengan jumlah sel kromosom setiap sel. Yaitu bahwa kebanyakan sel somatis dari organisme diploid misalnya, mengandung tepat 2 kali jumlah DNA dari pada DNA yang terdapat di dalam gamet haploid dari spesies yang sama.
3.    Susunan molekuler dari DNA dalam semua sel yang berbeda-beda dari suatu organisme adalah sama (ada beberapa perkecualian), sedangkan susunan RNA dan protein bervariasi dari satu tipe sel ke tipe sel lainnya baik kualitas maupun kuantitasnya.
Sumber: Genetika Manusia karangan Suryo halaman 2-3.

Remidi
Bagi peserta didik yang belum memenuhi KKM guru dapat memberikan treatment dengan mengerjakan soal-soal sesuai dengan konsep materi yang belum memenuhi KKM. Misalnya belum memenuhi KKM DNA dan RNA, maka treatment yang diberikan sebagai berikut.

DNA dan RNA
DNA (Deoxyribonucleic acid) dan RNA (Ribonycleic acid) masing-masing memiliki karakteristik yang khas.
DNA: gula pentosa; deoksirebosa; basa nitrogen; purin (adenin dan goanin), pirimidin (sitosin dan timin), fungsi untuk sintesis protein dan hereditas, bentuknya untai ganda.
RNA: gula pentosa; ribosa; basa nitrogen; purin (adenin dan goanin), pirimidin (sitosin dan urasil), fungsi sintesis protein, bentuknya untai tunggal.
Pertanyaan
1.    Apakah yang dimaksud nukleotida ?
2.    Apa fungsi DNA ?
3.    Jelaskan perbedaan DNA dan RNA !
4.    Dimanakah letak DNA ?
5.    Sebutkan tipe-tipe RNA !
Jawaban
1.    Satu unit tunggal (monomer) yang terdiri atas fosfat, gula pentosa dan basa nitrogen.
2.    Fungsi DNA: menyampaikan informasi genetik kepada generasi berikutnya, berperan pada sintesis protein.
3.    DNA: gula pentosa; deoksirebosa; basa nitrogen; purin (adenin dan goanin), pirimidin (sitosin dan timin), fungsi untuk sintesis protein dan hereditas, bentuknya untai ganda.
RNA: gula pentosa; ribosa; basa nitrogen; purin (adenin dan goanin), pirimidin (sitosin dan urasil), fungsi sintesis protein, bentuknya untai tunggal.
4.    Kebanyakan DNA terletak di inti sel dan sejumlah kecil DNA ditemukan dalam kloroplas dan mitokondria.
5.    RNA duta, RNA transfer dan RNA ribosom.

Refleksi
1.    Beberapa hal yang harus diperhatikan oleh guru :
a.    Memberikan motivasi yang membangkitkan semangat belajar peserta didik di awal pertemuan.
b.    ….
2.    Peserta didik yang perlu mendapatkan perhatian khusus:
a.   
b.   
3.    Catatan penting bagi guru:
a.   
b.   
4.    Pembelajaran yang lebih efektif:
a.   
b.   

7.   Pertemuan 7 :  Memeragakan Proses Sintesis dalam Pembentukan Sifat pada Makhluk Hidup (2 x 45 menit)

      a. Persiapan Mengajar
               Pada pertemuan kali ini akan dilakukan peragaan proses sintesis protein.  Guru meminta peserta didik mengumpulkan kertas karton yang sudah dibawa.  Selanjutnya, guru mempersiapkan alat dan bahan yang digunakan untuk peragaan sintesis protein.

      b. Proses Belajar Mengajar
         1)   Model Pembelajaran            :  Discovery.
         2)   Metode Pembelajaran          : Eksperimen.
         3)   Tahap-Tahap Pembelajaran  : 

Rincian Kegiatan
Waktu

a)Kegiatan Pendahuluan (10%)
Guru menjelaskan tata cara dalam kegiatan ini dan menentukan peserta didik yang akan bermain peran.

10
menit

b)   Kegiatan Inti (80%)
(1)   Guru membimbing peserta didik memeragakan proses sintesis protein dalam kegiatan Mari Bereksplorasi:  Memeragakan Proses Sintesis Protein dalam Pembentukan Sifat pada Makhluk Hidup.
(a)  Mengamati:  membaca materi tentang sintesis protein.
(b)  Menanya:  menyusun beberapa pertanyaan mengenai proses sintesis protein.
(c)  Mengumpulkan Informasi:  melakukan kegiatan simulasi tentang proses sintesis protein dengan hati-hati.
(d)  Mengasosiasikan:  berdiskusi dalam mengaitkan informasi untuk menarik kesimpulan dengan sikap mau menghargai pendapat orang lain.
(e)  Mengomunikasikan:  mempresentasikan hasil kegiatan yang dilakukan di depan kelas.
·      Strategi alternatif:  selain menggunakan metode eksperimen, alternatif lain yang dapat dilakukan adalah dengan diskusi.


·      Alternatif pembelajaran:  apabila kegiatan simulasi di sekolah tidak memungkinkan untuk dilaksanakan, alternatif kegiatan yang dapat dilakukan adalah dengan penugasan.
(2)  Guru mengulas sedikit tentang keseluruhan materi yang telah dipelajari pada bab ini.
70
 menit

c)  Kegiatan Penutup (10%)
(1)   Guru  meminta beberapa peserta didik menanggapi permasalahan dalam rubrik Bertindak Kreatif.
(2)   Guru meminta peserta didik mengerjakan soal-soal pada Cermati Kembali di rumah.
(3)  Guru menugasi dan memberikan pengarahan mengenai prosedur pengerjaan Tugas Proyek.
Setelah melakukan kegiatan pada pertemuan ini, peserta didik diharapkan dapat menjelaskan proses sintesis protein.

10
menit





Mengetahui                                                   Bondowoso,     Juli  2015
Kepala Sekolah                                              Guru Mata Pelajaran,




7.   Pertemuan 7 :  Memeragakan Proses Sintesis dalam Pembentukan Sifat pada Makhluk Hidup (2 x 45 menit)

      a. Persiapan Mengajar
               Pada pertemuan kali ini akan dilakukan peragaan proses sintesis protein.  Guru meminta peserta didik mengumpulkan kertas karton yang sudah dibawa.  Selanjutnya, guru mempersiapkan alat dan bahan yang digunakan untuk peragaan sintesis protein.

      b. Proses Belajar Mengajar
         1)   Model Pembelajaran            :  Discovery.
         2)   Metode Pembelajaran          : Eksperimen.
         3)   Tahap-Tahap Pembelajaran  : 

Rincian Kegiatan
Waktu

a)Kegiatan Pendahuluan (10%)
Guru menjelaskan tata cara dalam kegiatan ini dan menentukan peserta didik yang akan bermain peran.

10
menit

b)   Kegiatan Inti (80%)
(1)   Guru membimbing peserta didik memeragakan proses sintesis protein dalam kegiatan Mari Bereksplorasi:  Memeragakan Proses Sintesis Protein dalam Pembentukan Sifat pada Makhluk Hidup.
(a)  Mengamati:  membaca materi tentang sintesis protein.
(b)  Menanya:  menyusun beberapa pertanyaan mengenai proses sintesis protein.
(c)  Mengumpulkan Informasi:  melakukan kegiatan simulasi tentang proses sintesis protein dengan hati-hati.
(d)  Mengasosiasikan:  berdiskusi dalam mengaitkan informasi untuk menarik kesimpulan dengan sikap mau menghargai pendapat orang lain.
(e)  Mengomunikasikan:  mempresentasikan hasil kegiatan yang dilakukan di depan kelas.
·      Strategi alternatif:  selain menggunakan metode eksperimen, alternatif lain yang dapat dilakukan adalah dengan diskusi.


·      Alternatif pembelajaran:  apabila kegiatan simulasi di sekolah tidak memungkinkan untuk dilaksanakan, alternatif kegiatan yang dapat dilakukan adalah dengan penugasan.
(2)  Guru mengulas sedikit tentang keseluruhan materi yang telah dipelajari pada bab ini.
70
 menit

c)  Kegiatan Penutup (10%)
(1)   Guru  meminta beberapa peserta didik menanggapi permasalahan dalam rubrik Bertindak Kreatif.
(2)   Guru meminta peserta didik mengerjakan soal-soal pada Cermati Kembali di rumah.
(3)  Guru menugasi dan memberikan pengarahan mengenai prosedur pengerjaan Tugas Proyek.
Setelah melakukan kegiatan pada pertemuan ini, peserta didik diharapkan dapat menjelaskan proses sintesis protein.

10
menit





Mengetahui                                                   Bondowoso,     Juli  2015
Kepala Sekolah                                              Guru Mata Pelajaran,