PEMBANGUNAN EKONOMI DAN
PERTUMBUHAN EKONOMI
A. Pembangunan Ekonomi
1. Pengertian Pembangunan Ekonomi
Menurut
Adam Smith, pembangunan ekonomi
merupakan proses perpaduan antara pertumbuhan penduduk dan kemajuan teknologi.
Menurut
Todaro, pembangunan sebagai suatu
proses multidimensional yang menyangkut perubahan-perubahan besar dalam
struktur social, sikap masyarakat, kelembagaan nasional maupun percepatan
pertumbuhan ekonomi, pengurangan ketidak merata dan penghapusan dari kemiskinan
mutlak.
Menurut
Sadono Sukirno, pertumbuhan ekonomi
merupakan proses kenaikan output perkapita yang terus menerus dalam jangka
panjang. Pembangunan ekonomi adalah usaha meningkatkan pendapatan perkapita
dengan jalan mengolah kekuatan ekonomi potensial menjadi ekonomi riil melalui
penanaman modal, penggunaan teknologi, penambahan pengetahuan, peningkatan
keterampilan, penambahan kemampuan berorganisasi dan manajemen.
Menurut
Schumpeter, perubahan yang spontan
dan tidak terputus-putus yang disebabkan oleh perubahan terutama dalam industry
dan perdagangan yang mempengaruhi pendapatan perkapita dalam jangka panjang.
Kesimpulan,
pembangunan ekonomi dapat diartikan sebagai usaha untuk menaikkan dan
mempertahankan kenaikan pendapatan perkapita dengan tetap memperlihatkan
tingkat pertumbuhan penduduk disertai adanya perubahan mendasar dalam struktur
ekonomi.
2. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pembangunan
Ekonomi
a. Faktor ekonomi
1) Sumber daya alam atau tanah
2) Akumulasi modal
3) Organisasi
4) Kemajuan teknologi
5) Pembagian kerja dan skala produksi
b. Faktor non ekonomi
1) Lembaga atau factor social dan budaya
2) SDM
3) Faktor politik dan administrative
3. Indikator Keberhasilan Pembangunan Ekonomi
a. Pertumbuhan Gross National Product (GNP)
b. Pendapatan perkapita
c. Indeks kualiatas hidup dan indeks pembangunan
manusia
B. Masalah-Masalah Pembangunan Ekonomi di Negara
Berkembang
a. Kemiskinan
b. Keterbelakangan
c. Pengangguran
d. Kesenjangan Penghasilan
C. Pertumbuhan Ekonomi
1. Pengertian Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan
ekonomi adalah proses peningkatan kapasitas suatu negara dalam jangka panjang
untuk memproduksi berbagai macam produk berupa barang maupun jasa yang
diperuntukkan bagi rakyat.
2. Perbedaan Pembangunan Ekonomi dengan
Pertumbuhan Ekonomi
|
No
|
Pembangunan
Ekonomi
|
Pertumbuhan
Ekonomi
|
|
1.
|
Proses
perubahan terus-menerus dimana ada usaha perbaikan termasuk juga dalam hal
peningkatan pendapatan perkapita.
|
Pertumbuhan ekonomi merupakan proses naiknya pendapatan
perkapita dalam jangka panjang.
|
|
2.
|
Tujuannya
kesejahteraan masyarakat.
|
Tujannya memperlancar proses pembangunan ekonomi.
|
|
3.
|
Bersifat
kualitatif.
|
Bersifat
kuantitatif.
|
|
4.
|
Selalu
memperhatikan adanya pemerataan pendapatan.
|
Hanya
memperhatikan kenaikan pendapatan bukan pemerataan pendapatan.
|
|
5.
|
Pembangunan
ekonomi akan selalu diikuti dengan pertumbuhan ekonomi.
|
Pertumbuhan
ekonomi tidak selalu diikuti dengan adanya pembangunan ekonomi.
|
|
6.
|
Berfokus
pada kerja pemerintah.
|
Berfokus
pada kerja pengusaha.
|
|
7.
|
Pembangunan
ekonomi didukung oleh kebudayaan, teknologi, pemerintah, dukungan masyarakat,
dan kondisi ekonomi.
|
Pertumbuhan
ekonomi didukung oleh SDA, SDM, kewirausahaan dan investasi.
|
|
8.
|
Penghambat
pembangunan ekonomi antara lain : rendahnya pengetahuan dan teknologi,
rendahnya kualitas tenaga kerja, kurangnya anggaran pendidikan, korupsi yang
tinggi dan pengangguran.
|
Penghambat
pertumbuhan ekonomi antara lain produktifitas penduduk yang menurun,
kegagalan pembangunan ekonomi dn kualitas SDM yang terbatas.
|
D. Pengukuran Pertumbuhan Ekonomi
Keterangan:
PE = Pertumbuhan ekonomi periode t (triwulan
atau tahunan)
PDBt
= Produk Domestik Bruto periode t
(berdasarkan harga konstan)
PDBt-1 = PDB satu periode sebelumnya
Jika
interval waktunya lebih dari satu periode, maka penghitungan tingkat
pertumbuhan ekonomi menggunakan rumus berikut.
Keterangan:
PDBt = Produk Domestik Bruto periode t
(berdasarkan harga konstan)
PDB0 = PDB satu periode awal atau sebelumnya
r = tingkat pertumbuhan
t = jarak periode
E. Teori Pertumbuhan Ekonomi
1. Teori Pertumbuhan Ekonomi Historis
a. Frederich List (1789-1846)
1) Masa berburu dan mengembara
2) Masa beternak dan bertanam.
3) Masa bertani dan kerajinan.
4) Masa kerajinan, industry dan perdagangan
b. Karl Bucher (1847-1930)
1) Rumah tangga tertutup,
2) Rumah tangga kota,
3) Rumah tangga bangsa,
4) Rumah tangga dunia.
c. Bruno Hildebrand
1) Masa tukar-menukar
secara barter,
2) Masa tukar-menukar dengan uang,
3) Masa tukar menukar dengan kredit.
d. Warner Sombart (1863-1947)
1) Prakapitalisme (varkapitalisme),
2) Zaman kapitalis madya (buruh kapitalisme),
3) Zaman kapitalis raya (hachkapitalismus),
4) Zaman kapitalis akhir (spetkapitalismus).
e. Walt Whitmen Rostow (1916-1979)
1) Masyarakat tradisional,
2) Persyaratan untuk lepas landas,
3) Lepas landas,
4) Perekonomian yang matang/dewasa,
5) Masa ekonomi konsumsi tinggi.
2. Teori Pertumbuhan Ekonomi Klasik
a. Adam Smith
Teori
pertumbuhan ekonomi Invisible Hand ditandai oleh dua factor yang saling
berkaitan:
1) Pertumbuhan penduduk,
2) Pertumbuhan outpur total.
b. David Ricardo dan T.R Malthus
Dalam
buku The Principles of Political Economy and Taxation, pertumbuhan ekonomi
suatu Negara ditentukan oleh pertumbuhan penduduk, dimana bertambahnya penduduk
akan menambah tenaga kerja dan membutuhkan tanah atau alam. Sejalan dengan
Thomas Robert Malthusyang menyatakan bahwa hasil produksi akan bertambah
menurut deret hitung (satu, dua dan seterusnya).